in

SedihSedih

Drama SNMPTN

Photo by Diva Plavalaguna from Pexels

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah salah satu jalur masuk ke dunia perkuliahan. Seleksi ini didasarkan pada evaluasi belajar siswa di sekolah yang dicerminkan dari nilai rapot sekolah selama 5 semester. Pendaftaran SNMPTN dilakukan secara daring. Sistem penilaian yang dilakukan oleh panitia seleksi, kemudian pengumuman penerimaan juga dilakukan secara daring dari website LTMPT.

Sistem penilaian SNMPTN yang cenderung tertutup ini mengakibatkan banyaknya kesalahpahaman di kalangan masyarakat yang bisa berujung jadi drama loh. Salah satunya seperti cuitan pada akun twitter @schfess, salah satu sender mencurahkan kesalahpahaman yang terjadi antara ia dan orang tua sepupunya.

Bantuannya dalam mendaftarkan sepupunya untuk mengikuti SNMPTN berujung salah paham. Pasalnya, sepupunya tidak lolos SNMPTN dan orang tuanya mengira ia telah melakukan sesuatu pada saat proses pendaftaran yang membuat anaknya tak lolos seleksi. Waduh.

Kesalahpahaman yang terjadi bahkan menyebabkan ia tak berani keluar rumah, akibat tatapan orang-orang yang mengira dirinya telah melakukan kejahatan. Kebayang dong betapa rumitnya drama akibat pengumuman SNMPTN ini.

Membaca cerita sender, netizen-pun geram. Terlihat dari salah satu cuitan dari @sinosijac pada kolom replies yang mengatakan bahwa orang tua seharusnya paham alur seleksi tersebut agar tidak men-judge orang lain akibat kesalahan persepsinya.

Penilaian SNMPTN memang tertutup, namun siswa hendaknya aktif mencari informasi agar bisa meluruskan kesalahpahaman sehingga tidak merugikan orang lain. So, be smart and be communicative ya guys!

What do you think?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Biar Gak Nyesel Setelah Lulus Sekolah